Senin, 15 Agustus 2011

Negara Ressurection II


Welcome To Negara Ressurection Part II
Inilah kebangkitan kami yang pernah kami bicarakan sebelumnya.
Konsistensi demi apa yang kami percayai. Bahwa musik underground masih banyak peminatnya. Jangan sampai, orang-orang terlalu terbuai oleh musik cinta mendayu-dayu, karena hidup itu keras. Dan perlu musik keras untuk terus menggelorakan jiwa. Inilah cara kami menyuarakan idealisme kami.

Seperti sudah digariskan, ketika langit berubah warna, sebuah sms masuk dan mengabarkan bahwa ada band grindcore dari Bekasi yang sedang melakukan tour Jawa-Bali. Tanpa babibu lagi, kami langsung mengundang band tersebut main di acara ini, padahal, sejujurnya kami belum ada persiapan apa-apa bahkan belum terbersit untuk mengadakan acara. Memang terkesan mendadak, tapi kami percaya, semangat akan memungkinkan segalanya. Inilah yang memotivasi kami untuk kemudian mengambil tindakan.

   Yang pertama kali kami lakukan adalah :
- Rapat. Mengumpulkan para serdadu-serdadu NUUG dan memikirkan langkah-langkah awal yang perlu diambil.
- Pencarian Dana. Kami menyebar proposal ke banyak pihak termasuk ke PemKab Jembrana, distro, dan penggede-penggede Negara. Kami juga mengadakan bazar sebagai salah satu cara untuk mengumpulkan dana. Di bazar tersebut juga diadakan nobar "Global Metal" untuk memperkaya khasanah tentang budaya, akar, dan musik metal di seluruh dunia. Kami juga membuat merchandise seperti stiker, emblem, dan t-shirt acara untuk menambah kekuarangan dana bilamana diperlukan.
- Pencarian tempat juga menjadi kendala dalam mewujudkan acara ini, karena birokrasi yang terlalu panjang dan njelimet. But thank to God, karena akhirnya kami mendapatkan tempat yang strategis dan luas ; Gedung Pendopo Kesari. Bisa dibilang sampai pada tahap ini, kita telah masuk ke 50% persiapan.
- Band-band pendukung pun mulai berdatangan dan mendaftarkan diri. Mulai dari Tabanan, Singaraja, Denpasar, Nusa Dua, Jimbaran, Karangasem dan Banyuwangi.


Dan akhirnyaaa......
tanggal 16 Juli 2011 menjadi angka yang ditetapkan untuk acara ini, tepat pada hari raya Kuningan.
Hanya dengan waktu 1,5 bulan kami menyiapkan acara ini, dan acara ini pun bisa dilaksanakan. Spit Your Face yang beraliran hardcore breakdown yang para personilnya terdiri dari panitianya sendiri mengawali acara Negara Ressurection II ini. Amnesia, The Lekety, dan Merah Putih dengan crusty punk dan oi-nya langsung merebut atensi penonton. Konflik Sosial dan Maut dengan slamming brutal death metal dan trash metal-nya mengajak headbang seluruh penonton malam itu. Organ dan Tenget (yang tampil dengan full make up dan kostum) dari Banyuwangi pun tak mau ketinggalan dengan death metal-nya dan black metal yang diusung mereka. Kaligula, Deathrow, Pluverigore, dari Jimbaran, Nusa Dua, dan Denpasar pun tidak henti-hentinya membuat para metalhead Negara untuk menganggukkan kepalanya sampai patah!
(Deathrow)
(Six Hundred Sixty Six)
 (Reviled)
Kremator dari Denpasar, dan Auto Destruction dari Negara, menggrinda telinga para metalhead dengan distorsi-distorsi gitar yang kasar dan teriakan yang membumbung tinggi ke udara. Kami yakin alkohol yang mengalir di darah para penonton malam itu semakin bereaksi beranjak naik.  Reviled dari Denpasar mengajak para penonton menikmati racikan musik yang mampu mengajak para metalhead untuk berslamming-ria. Suasana makin ramai dan panas ketika Six hundred sixty Six memulai aksinya dengan orasi-orasi yang panjangan tentang penindasan, anarki, dan kebebasan. Para punker yang juga datang ke acara ini mulai tersulut dan merangsek ke depan panggung, melakukan aksi pogo dengan lincah dan penuh tenaga. (yeah, penuh tenaga.) Dan gesekan emosi pun tak terhindarkan. Chaos!
(Auto Destruction)
(Tenget - Banyuwangi) 
(Maria Magdalena - Vocalizt Mahatma juga turut menonton)
(Panitia NUUG menggila) 
Para Hardcore Kids yang setia menunggu band pujaannya tampil, mulai terpuaskan ketika Gommora HC dari Tabanan dan Blokade HC dari Singaraja mulai memainkan lagu dan mengajak olahraga malam (hardcore dance at pit in the night!) Klimaks? belum! Karena habis ini ada Killer Instinct dari Denpasar kembali mengajak para penonton untuk berheadbang-ria. Malam semakin larut, alkohol di dada masih menggelegak panas. Kepulan asap rokok makin meninggi. Dan stamina pun mulai terkuras, keluar bersama keringat-keringat kepuasan dari nafas yang ngos-ngosan mengikuti setiap rima dan hentakan lagu. Trigger Attack menghapus itu semua dan membuat semua yang ada disana kembali bersemangat!!
(HC Kids)
(m)><(m) 
Ketukan drum yang cepat khas aliran grindcore mulai menggerilya di telinga, cabikan gitar yang keras dan suara vokal yang kasar mengalun merdu (bagi kita) di ruang pendopo kesari. Dan inilah dia, bintang tamu pamungkas kita tampil (horreeeeyyy) meski dengan sisa waktu yang masih sedikit menggebrak dengan penuh semangat dengan cara main yang bersih, apik, dan penuh skill, yang dibawa jauh-jauh dari Bekasi, untuk anda kalian semua, inilah dia : Tyranny (Bekasi Grindcore) !!!

Capeeekkk....
Lapppaarrr....
itulah keluhan-keluhan para panitia seusai acara. Tapi kepuasan yang kita dapatkan setimpal dengan apa yang kita rasakan! Thanks a lot buat kalian semua dan sampai berjumpa di acara kami selanjutnya!
SOLID untuk kita semua panitia.

Toosssssssss...........!!!!!!!!!!!!!
NUUG 

*untuk Syndicate yang seharusnya bisa tampil, berhubung drummernya kecelakaan jadi tidak bisa tampil dalam acara Negara Ressurection II. Cepat sembuh, semoga bisa tampil di lain kesempatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar